PKBM NKRI Hadirkan Produk Warga Belajar Dalam Kegiatan Workshop SKB & PKBM se-Kab. Purwakarta
- Kamis, 29 Januari 2026
- Yogi Haryadi
- 0 komentar
Dalam upaya terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang adaptif dan berkualitas, PKBM NKRI hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas PKBM se-Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi jajaran pengelola dan tutor PKBM NKRI untuk memperbarui pengetahuan serta menyelaraskan kurikulum dengan standar pendidikan nasional terbaru.
Workshop yang dihadiri oleh berbagai penyelenggara pendidikan nonformal di Purwakarta ini memfokuskan pembahasan pada beberapa aspek strategis, di mana PKBM NKRI turut andil dalam setiap sesinya, antara lain:
Implementasi Kurikulum Merdeka: Pendalaman materi mengenai penerapan Kurikulum Merdeka yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di jalur kesetaraan.
Digitalisasi Administrasi: Transformasi pengelolaan Dapodik dan sistem pelaporan yang lebih transparan dan akuntabel.

Pengembangan Keterampilan (Vokasi): Diskusi mengenai integrasi pelatihan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal kewirausahaan bagi para santri/peserta didik PKBM NKRI.
Keikutsertaan PKBM NKRI dalam workshop ini merupakan manifestasi dari slogan kami untuk tidak pernah berhenti belajar. Kami menyadari bahwa kualitas lulusan Paket A, B, dan C sangat bergantung pada seberapa kompeten pengelola dan pengajarnya dalam merespons perubahan zaman.
Melalui kegiatan ini, PKBM NKRI berhasil membawa pulang berbagai strategi baru yang akan segera diimplementasikan di lingkungan internal, guna memberikan layanan pendidikan yang lebih prima, humanis, dan berbasis teknologi.
Partisipasi ini juga mempertegas posisi PKBM NKRI sebagai mitra strategis Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta dalam menyukseskan program wajib belajar 12 tahun dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Purwakarta.
"Update Ilmu, Upgrade Kualitas: PKBM NKRI berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat melalui pengembangan kapasitas berkelanjutan."